Sabtu, 20 Desember 2014
Pagi ini Slamet masih Keluarkan Asap Tebal
Pagi ini Slamet masih Keluarkan Asap Tebal
Aktifitas Gunung Slamet di Jawa Tengah masih terus terjadi. Berdasar pantauan dari wilayah Kabupaten Purbalingga, Gunung Slamet, Minggu (21/12/2014) pagi masih terus mengeluarkan asap putih tebal.
Asap ini menjadi tontonan warga yang takjub melihat aktifitas Gunung Slamet. Sementara dari data diperoleh jika aktifitas kegempaan tremor masih terus terjadi. Hingga kini status Gunung Slamet masih siaga.
Dilokasi, asap tebal putih kembali terlihat keluar dari kawah puncak Gunung Slamet. Asap tebal ini tampak terlihat jelas oleh warga yang berjarak sekira 25 Kilometer dari puncak Gunung Slamet. Asap tebal putih ini keluar hampir setiap lima menit sekali.
Warga sekitar Gunung Slamet, Setyadi menganggap kejadian ini sebagai peristiwa biasa, dan tidak khawatir serta tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Berdasar data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), selama enam jam terakhir hingga Minggu pagi tercatat, tampak teramati hembusan asap putih tebal dengan tinggi kurang lebih 200 meter condong ke arah barat. Sementara kegempaan terjadi sebanyak 214 gempa hembusan.
Gunung slamet sendiri berada di lima wilayah kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Tegal, dan Pemalang. Pihak PVMBG mengimbau agar warga tidak usah khawatir dan untuk tetap beraktifitas seperti biasa. Meski demikian warga juga dihimbau agar tidak beraktifitas dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Slamet.(rif)
http:// news. okezone. com/read/2014/
Aktifitas Gunung Slamet di Jawa Tengah masih terus terjadi. Berdasar pantauan dari wilayah Kabupaten Purbalingga, Gunung Slamet, Minggu (21/12/2014) pagi masih terus mengeluarkan asap putih tebal.
Asap ini menjadi tontonan warga yang takjub melihat aktifitas Gunung Slamet. Sementara dari data diperoleh jika aktifitas kegempaan tremor masih terus terjadi. Hingga kini status Gunung Slamet masih siaga.
Dilokasi, asap tebal putih kembali terlihat keluar dari kawah puncak Gunung Slamet. Asap tebal ini tampak terlihat jelas oleh warga yang berjarak sekira 25 Kilometer dari puncak Gunung Slamet. Asap tebal putih ini keluar hampir setiap lima menit sekali.
Warga sekitar Gunung Slamet, Setyadi menganggap kejadian ini sebagai peristiwa biasa, dan tidak khawatir serta tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Berdasar data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), selama enam jam terakhir hingga Minggu pagi tercatat, tampak teramati hembusan asap putih tebal dengan tinggi kurang lebih 200 meter condong ke arah barat. Sementara kegempaan terjadi sebanyak 214 gempa hembusan.
Gunung slamet sendiri berada di lima wilayah kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Tegal, dan Pemalang. Pihak PVMBG mengimbau agar warga tidak usah khawatir dan untuk tetap beraktifitas seperti biasa. Meski demikian warga juga dihimbau agar tidak beraktifitas dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Slamet.(rif)
http:// news. okezone. com/read/2014/
===========
Pagi ini Slamet masih Keluarkan Asap Tebal
Aktifitas Gunung Slamet di Jawa Tengah masih terus terjadi. Berdasar pantauan dari wilayah Kabupaten Purbalingga, Gunung Slamet, Minggu (21/12/2014) pagi masih terus mengeluarkan asap putih tebal.
Asap ini menjadi tontonan warga yang takjub melihat aktifitas Gunung Slamet. Sementara dari data diperoleh jika aktifitas kegempaan tremor masih terus terjadi. Hingga kini status Gunung Slamet masih siaga.
Dilokasi, asap tebal putih kembali terlihat keluar dari kawah puncak Gunung Slamet. Asap tebal ini tampak terlihat jelas oleh warga yang berjarak sekira 25 Kilometer dari puncak Gunung Slamet. Asap tebal putih ini keluar hampir setiap lima menit sekali.
Warga sekitar Gunung Slamet, Setyadi menganggap kejadian ini sebagai peristiwa biasa, dan tidak khawatir serta tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Berdasar data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), selama enam jam terakhir hingga Minggu pagi tercatat, tampak teramati hembusan asap putih tebal dengan tinggi kurang lebih 200 meter condong ke arah barat. Sementara kegempaan terjadi sebanyak 214 gempa hembusan.
Gunung slamet sendiri berada di lima wilayah kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Tegal, dan Pemalang. Pihak PVMBG mengimbau agar warga tidak usah khawatir dan untuk tetap beraktifitas seperti biasa. Meski demikian warga juga dihimbau agar tidak beraktifitas dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Slamet.(rif)
http:// news. okezone. com/read/2014/
12/21/340/ 1082061/ slamet-keluarkan -asap-tebal-war ga-diminta-tak- panik
Aktifitas Gunung Slamet di Jawa Tengah masih terus terjadi. Berdasar pantauan dari wilayah Kabupaten Purbalingga, Gunung Slamet, Minggu (21/12/2014) pagi masih terus mengeluarkan asap putih tebal.
Asap ini menjadi tontonan warga yang takjub melihat aktifitas Gunung Slamet. Sementara dari data diperoleh jika aktifitas kegempaan tremor masih terus terjadi. Hingga kini status Gunung Slamet masih siaga.
Dilokasi, asap tebal putih kembali terlihat keluar dari kawah puncak Gunung Slamet. Asap tebal ini tampak terlihat jelas oleh warga yang berjarak sekira 25 Kilometer dari puncak Gunung Slamet. Asap tebal putih ini keluar hampir setiap lima menit sekali.
Warga sekitar Gunung Slamet, Setyadi menganggap kejadian ini sebagai peristiwa biasa, dan tidak khawatir serta tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Berdasar data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), selama enam jam terakhir hingga Minggu pagi tercatat, tampak teramati hembusan asap putih tebal dengan tinggi kurang lebih 200 meter condong ke arah barat. Sementara kegempaan terjadi sebanyak 214 gempa hembusan.
Gunung slamet sendiri berada di lima wilayah kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Tegal, dan Pemalang. Pihak PVMBG mengimbau agar warga tidak usah khawatir dan untuk tetap beraktifitas seperti biasa. Meski demikian warga juga dihimbau agar tidak beraktifitas dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Slamet.(rif)
http:// news. okezone. com/read/2014/
Waspadai Uang Palsu Menjelang Natal
Waspadai Uang Palsu Menjelang Natal
1.000 calon Polwan di Sekolah Polisi Negara Purwokerto, ikuti pelatihan pengenalan keaslian uang yang diselenggarakan BI Purwokerto, Banyumas, Jateng, 9 Oktober 2014. Selama 2014, jumlah uang palsu mencapai 77.596 lembar, 92 persennya adalah uang pecahan Rp 100 ribu.
Menjelang perayaan natal dan tahun baru, Bank Indonesia , menyiapkan uang tunai sekitar Rp 1 triliun untuk mengantisipasi lonjakan transaksi.
"Meskipun transaksi perbankan kita masih ada di kisaran ratusan miliar, tapi sebagai antisipasi kita siapkan Rp 1 triliun. Dan itu tidak hanya untuk Natal dan Tahun Baru, tapi juga transaksi-transaksi lainnya," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) , LM. Bahtiar Zaadi, Sabtu, 20 Desember 2014.
Tak hanya itu, menurut Bahtiar, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat Sulawesi Tenggara diminta lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu. Sebab, berdasarkan catatan Bank Indonesia, sepanjang 2014 ini, sekitar 3.915 lembaran uang palsu pecahan Rp 100 ribu serta Rp 50 ribu yang berhasil disita.
Adapun untuk bisa membedakan uang asli dan uang palsu, Bahtiar meminta masyarakat menggunakan metode 3 D. Metode tersebut adalah dilihat, diraba, diterawang.
Begitu juga ketika bertransaksi dengan nominal yang besar masyarakat diimbau melakukan transaksi melalui nontunai. Sebab, transaksi nontunai lebih terjamin keamanannya ketimbang tunai.
http://www. tempo. co/read/news/2014/12/21/058629962/BI-Waspadai-Uang-Palsu-Menjelang-Natal
1.000 calon Polwan di Sekolah Polisi Negara Purwokerto, ikuti pelatihan pengenalan keaslian uang yang diselenggarakan BI Purwokerto, Banyumas, Jateng, 9 Oktober 2014. Selama 2014, jumlah uang palsu mencapai 77.596 lembar, 92 persennya adalah uang pecahan Rp 100 ribu.
Menjelang perayaan natal dan tahun baru, Bank Indonesia , menyiapkan uang tunai sekitar Rp 1 triliun untuk mengantisipasi lonjakan transaksi.
"Meskipun transaksi perbankan kita masih ada di kisaran ratusan miliar, tapi sebagai antisipasi kita siapkan Rp 1 triliun. Dan itu tidak hanya untuk Natal dan Tahun Baru, tapi juga transaksi-transaksi lainnya," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) , LM. Bahtiar Zaadi, Sabtu, 20 Desember 2014.
Tak hanya itu, menurut Bahtiar, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat Sulawesi Tenggara diminta lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu. Sebab, berdasarkan catatan Bank Indonesia, sepanjang 2014 ini, sekitar 3.915 lembaran uang palsu pecahan Rp 100 ribu serta Rp 50 ribu yang berhasil disita.
Adapun untuk bisa membedakan uang asli dan uang palsu, Bahtiar meminta masyarakat menggunakan metode 3 D. Metode tersebut adalah dilihat, diraba, diterawang.
Begitu juga ketika bertransaksi dengan nominal yang besar masyarakat diimbau melakukan transaksi melalui nontunai. Sebab, transaksi nontunai lebih terjamin keamanannya ketimbang tunai.
http://www. tempo. co/read/news/2014/12/21/058629962/BI-Waspadai-Uang-Palsu-Menjelang-Natal
Langganan:
Komentar (Atom)


